Janganlah Berlebihan

Janganlah berlebihan  dalam menuntut ilmu dengan memforsir mata untuk membaca buku-buku yang tidak penting,  membebani pikiran secara berlebihan dengan hal-hal yang sulit, dan bertanya-tanya tentang hal yang tidak terjadi. Percayalah bahwa waktu kita sedikit dan energi kita terbatas maka jangan sia-siakan mereka dengan hal yang tidak bermanfaat.

Janganlah berlebih-lebihan dalam berpakaian, banyak sekali orang yang begitu glamor dalam berpakaian sehingga tidak tersisa dari dirinya melainkan kesombongan atau mereka orang-orang yang berpakaian secara asal-asalan sehingga hilanglah wibawanya dan turunlah derajatnya. Beradalah di tengah-tengah, berpakaianlah yang rapi dan bagus. Tidak perlu mahal atau mewah karena yang terpenting itu cocok di badan dan enak dipandang.

Janganlah berlebih-lebihan dalam berbuat sesuatu yang melebihi batas kemampuan. Membebani diri dengan yang berada di luar kapasitas kita hanyalah menyiksa diri dan menjemukan hati apalagi jika pekerjaan tersebut tidaklah cocok dengan keahlian kita. Bekerjalah sesuai koridor spesialisasi masing-masing. fokuskanlah kepada hasil yang sempurna bukan kepada kuantitas yang banyak tetapi tidak berkualitas.

Janganlah berlebihan dalam beribadah sehingga malah memberatkan diri dan mengabaikan hak tubuh. Karena lebih baik mengandalkan ibadah yang kita senangi dan gemari. Ada yang suka dengan dzikir, ada yang lebih nyaman jika mengerjakan shalat sunnah, ada yang lebih menikmati berpuasa, ada yang rajin bersedekah, ada yang gemar mengajar dan masih banyak lagi. Karena setiap orang berbeda-beda selera dan yakinlah jalan menuju kebaikan itu banyak tidak hanya satu.

Janganlah berlebihan dalam mengumpulkan harta karena banyak harta berarti banyak tanggungan. Jika harta yang didapat itu halal maka akan di hisab dan jika didapat dengan cara yang haram maka akan disiksa. Janganlah pelit untuk menyedekahkan harta kita dan janganlah menjadi si kikir yang enggan membantu sesama.

Janganlah berlebihan dalam beragama dengan memaksakan pendapatnya kepada orang lain dalam permasalahan ijtihad atau menjadikan agama ini seakan sulit dan sempit dalam pelaksanaannya. Sungguh orang yang berlebihan dalam beragama adalah orang yang berwawasan sempit dan kaku sehingga merasa lebih bersemangat dalam berdakwah daripada Allah dan Rasulullah.

Janganlah berlebihan dalam hal ucapan, berlagak fasih,  mencari padanan kata yang rumit, dan berkata-kata yang sulit dengan bahasa asing ataupun yang berbau ilmiah agar dianggap intelek dan pandai berbicara. Sederhanakanlah bahasanya, sajikanlah dengan mudah dan tidak bertele-tele karena yang terpenting ialah orang yang diajak bicara paham akan kata-kata kita.

Janganlah berlebihan dalam hal organisasi, olahraga, dan hiburan karena sering kali seseorang terbuai akan keasyikan menjalani itu semua sehingga meninggalkan perkara yang lebih penting seperti menuntut ilmu dan beribadah. Kesemuanya itu penting agar hidup tidak mengalami kebosanan dan kejenuhan tapi jalanilah dengan semestinya dan sesuai porsinya karena itu semua merupakan perkara sekunder.

Janganlah berlebihan dalam bersikap dengan terlalu kaku dalam pendirian dan keras kepala dalam mempertahankan pendapat. Karena sikap seperti itu dapat membuat terpecah-belahnya kekompakan, sebab hilangnya persatuan, dan runtuhnya kesolidan. Biasakan untuk tidak egois karena diri kita penuh kekurangan dalam pengalaman. Berdiskusilah dan minta nasihat dengan yang lebih tua karena yang tua biasanya banyak pengalaman dan lebih bijak dalam hidup.

Janganlah berlebihan dalam mengejar dunia, mencari-cari popularitas, tamak dalam mengumpulkan harta, meng-agungkan jabatan, dan mendewakan  pangkat. Percayalah itu semua hanya fatamorgana dunia yang hina ini karena seseorang tak kekal di dunia, popularitas bisa lenyap, harta bisa hilang, jabatan dapat dicopot, dan pangkat bisa dicabut. Genggamlah dunia, jangan tertipu olehnya, dan buatlah dia yang mengejar kita karena dunia tak lebih baik dari sepotong sayap nyamuk.

Yaa Allah, jauhi kami dari sikap yang membinasakan diri kami sendiri dan tuntunlah kami ke jalan yang Engkau ridhoi. Amiin

2 thoughts on “Janganlah Berlebihan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s