Ketika yang Terkasih Pergi

lintasan pikiran...

Inilah hari tersuram dalam kehidupan umat Muslim, wafatnya sang junjungan yang paling dicintai Allah SWT. Pada saat itu alam semesta berduka atas berpulangnya Nabi akhir zaman, pemimpin kebenaran, pembawa cahaya, dan penunjuk jalan yang lurus. Ketika itu pintu-pintu langit terbuka lebar dan ribuan malaikat mengiringi naiknya ruh termulia, penghuni tempat tertinggi di surga firdaus. Itulah hari menangisnya bumi terutama jazirah Arab, seolah bagaikan mimpi buruk bagi orang yang beriman terutama para sahabatnya. Jika bukan karena tingginya iman dan rasa takut kepada Allah niscaya tak seorang pun rela akan taqdir seperti ini.

Di hari ini kaum Mukmin ditinggal imamnya, panglima perang sejagat dan pemimpin yang paling mengasihi umat telah meninggalkan alam fana ini menuju kehadirat Tuhannya. Sekarang tak ada lagi sunnah yang terlahir karena beliau wafat serta tak ada lagi turunnya wahyu karena sang penerima risalah telah pergi selamanya.

Kini sang imam meninggalkan para jamaahnya. Tak terlihat lagi mahaGuru oleh muridnya…

View original post 1,046 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s