Bab 2-HUBUNGAN INTERNASIONAL PALING AWAL

—–

lintasan pikiran...

Arab Selatan dan Arab Utara

Orang-orang Arab Utara kebanyakan merupakan orang-orang nomad yang tinggal di ‘rumah-rumah bulu’  di Hijaz dan Nejed. Orang Arab Selatan kebanyakan adalah orang-orang perkotaan yang tinggal di Yaman, Hadramaut, dan sepanjang pesisirnya. Orang-orang Arab Utara berbicara dengan bahasa Al-Quran, bahasa Arab paling unggul, sementara orang-orang Arab Selatan menggunakan bahasa Semit kuno, Sabaea atau Himyat yang dekat dengan bahasa Etiopia di Afrika.

Para ahli geneologi membagi orang-orang Arab menjadi dua golongan, yaitu ‘aribah (Arab asli) dan musta’ribah (bangsa Arab yang telah ter-arabkan). Aribah menurut mereka adalah orang-orang Yaman keturunan Qathan (dalam PL disebut Jotkan). Musta’ribah adalah orang-orang HIjaz, Najed, Nabasia, Palmyra, yang kesemuanya mengikuti keturunan Adnan-anak cucu Ismail- dan telah mengalami naturalisasi.

Orang Arab Selatan adalah yang pertama mencapai kemajuan dan mengembangkan peradaban mereka sendiri, sedangkan Arab Utara sebelum datangnya Islam tidak pernah mengemuka dalam percaturan internasional.

Arab Selatan mempunyai hubungan yang lebih dekat dengan Mesir ketika…

View original post 534 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s